|
Prestasi
Untuk Prestise
SRI ENDAH/18147
Ketika semua
orang sibuk dengan aktivitasnya, di saat itu lahir seorang bayi laki-laki,
tapat 21 tahun yang lalu. Anis, begitu sebutan akrab sekaligus nama lengkap
remaja itu lahir di Desa Sukaraja, Kec. Karang Jaya, Kab. Musi Rawas tepat
tanggal 28 Juli 1990. Hadir ke dunia sebagai anak ke dua dari lima bersaudara.
Buah hati pasangan Sarkowi dan Ely Yana ini berhasil merajut berbagai prestasi
dan menjadi kebanggaan orang tua manapun.
Di saat penulis mewawancarai
Anis di kampus kesayangannya Universitas Negeri Padang, Senin 12 Maret 2012
mahasiswa Ilmu Keolahragaan ini sangat bersemangat mengupas tentang peristiwa
dan pengalaman hidupnya. Sejak kecil Anis gemar dengan aktivitas olahraga, terutama
bola voli. “Saya senang sekali kalau sore hari bermain bola voli dengan teman
sebaya, semangat menjadi terpacu dengan berolahraga”, Ujar remaja itu dengan
semangat. Baginya, memulai sesuatu dengan hobby
membuat aktivitas yang dilakukan lebih ringan, sehingga pikiran tidak
terbebani.
Di waktu SD,
Anis selalu mendapat peringkat 10 besar di kelas. Begitupun, saat berganti
seragam menjadi putih biru. Orang tua Anis lebih memilih putranya disekolahkan
di MTsN Lubuk Linggau, karena berada di luar daerah akan membuat pendidikan
lebih maju. Mulai saat itu, Anis belajar mandiri. Berada jauh dari orang tua
awalnya membuat remaja ini risih, takut,
dan khawatir. Tinggal di kost
merupakan tantangan yang terberat, realita harus ditempuh, tidak ada kata tidak
bisa. Anis menjadi teladan bagi teman-temannya sehingga jabatan sebagai Ketua
OSIS MTsN Lubuk Linggau berhasil di raihnya. “Organisasi membuat kita lebih
menghargai kebersamaan, Saya juga harus berani menjadi khalifah untuk diri Saya dan teman-teman sekolah”, Ujar Anis.
Belajar
organisasi masih dilanjutkan remaja itu, tanpa perjuangan yang lelah Anis kembali
menjabat sebagai Ketua OSIS SMK N 1 Lubuk Linggau. Remaja ini juga dipercaya
sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka perwakilan sekolahnya. Prestasi demi prestasi
diraihnya untuk mengharumkan nama keluarga dan nama sekolah. Anis aktif dan
berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seperti Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS)
Kota Lubuk Linggau, Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) Provinsi Sumatera Selatan,
POPDA Bola Voli tingkat Provinsi, KEJURDA Bola Voli tingkat Provinsi, PORKOT
Bola Voli tingkat Kota, dan PORSENI Bola Voli tingkat Kota.
Sungguh prestasi
yang mengagumkan. Semua orang bisa meraihnya jika diawali dengan kerja keras
dan latihan yang maksimal. Disaat masuk perguruan tinggi negeri ini, Anis juga
lulus melalui jalur prestasi, yaitu Bola Voli. Ternyata kegemaran membawa
peluang yang besar mencapai kesuksesan. Cita-cita Anis juga tidak muluk-muluk,
kelak remaja ini berniat menjadi Atlit Bola Voli untuk membanggakan
keluarganya, semua prestasi di raih untuk mencapai prestise. Sebuah prestise
dapat membuat orang menjadi berwibawa dan mampu di bidangnya. “Saya selalu
ingat dengan motto hidup yaitu: Hidup itu penuh resiko, mengalah itu tidak akan
hidup”. Tambah Anis dengan wibawanya.
Semua orang
berhak berprestasi, semua orang ingin memiliki prestise agar disegani dan
dihormati dalam masyarakat. Kepada penulis Anis memberikan pesan kepada semua
orang yaitu “Jangan takut mengambil keputusan, karena dibalik kegagalan
terdapat kesuksesan yang tertunda. Jangan pernah berpikir apa yang diberikan
untukmuu, namun berpikirlah apa yang bisa kamu berikan untuk orang lain.”
Hari ini penulis
menemukan orang yang tidak pernah lelah dalam mencapai prestasi, Anis juga
sempat mengatakan bahwa Indeks Prestasinya saat ini 3,27. Menurut Anis, menjadi mahasiswa yang berprestasi
membutuhkan usaha, latihan keyakinan dan do’a.